Home / RAGAM / KOMUNITAS / Problematika dalam Metode Pembelajaran

Problematika dalam Metode Pembelajaran

Ditulis oleh: Indri Irma Agustina Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pengetahuan Jurusan PGMI

Metode pembelajaran sangat dibutuhkan oleh para pendidik umtuk mencetak generasi bangsa yang berilmu pengetahuan tinggi. Apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran dan apa sih fungsinya?

Metode pembelajaran adalah suatu metode yang merujuk pada cara yang akan digunakan oleh pendidik untuk mencapai tujuan dari kegiatan belajar mengajar, agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Oleh sebab itu, setiap pendidik wajib menguasai segala pengetahuan tentang metode pembelajaran dan menemukan apa saja jenis metode pembelajaran yang mereka mampu Fungsi metode pembelajaran:
Sebagai alat motivasi ekstrinsik
Metode pembelajaran bisa menjadi alat motivasi (peransang) dari luar (ekstrinsik). Karena statusnya yang sangat penting inilah, maka sebuah metode pembelajaran yang baik, tentunya harus dapat memotivasi siswa agar semangat belajar.

Sebagai strategi pembelajaran
Untuk menyikapi perbedaan daya serap yang ada dalam satu kelas, maka diberikannya metode pembelajaran sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Dengan menerapkan metode pembelajaran yang tepat, maka peserta didik dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh pendidik dengan baik.

Sebagai alat untuk mencapai tujuan
Metode pembelajaran merupakan fasilitas pendidikan yang memiliki tujuan untuk mengantarkan bahan materi pembelajaran agar terserap baik oleh peserta didik. Ini bisa dikatakan bahwa metode pembelajaran merupakan sebuah alat untuk mencap ai tujuan belajar Masalah yang sering dialami pada proses pendidikan biasanya, kesalahan seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran dengan metode yang membosankan. Seharusnya guru menggunakan metode yang membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran, seperti metode PAIKEM GEMBROT. PAIKEM GEMBROT ini merupakan singkatan dari dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, Gembira dan Berbobot.

Pembelajaran Aktif dimaksudkan dalam proses pembelajaran guru harus mampu menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan.

Inovatif dimaksudkan agar guru selalu mengemas kegiatan belajran yang heterogen sehingga memiliki nilai tambah dalam memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa.

Kreatif dimaksudkan agar guru mampu menciptakan kegiatan belajar yang heterogen sehingga memiliki nilai tambah dalam memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa.

Efektif dimaksudkan agar guru mampu memanfaatkan waktu untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Pembelajaran menghasilkan pengalaman baru yang cenderung permanen.

Menyenangkan dimaksudkan agar guru mempu menciptakan suasanan belajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatian secara penuh.
Gembira dimaksudkan agar guru menciptakan suasana belajran yang fun sehingga siswa mampu belajar dengan enjoy pada gilirannya siswa mampu menyerap pelajaran.

Berbobot dimaksudkan agar guru dalam memberikan pembelajaran kepada siswa memiliki mutu yang baik sehingga tercapai. Kemudian apakah setiap guru mampu menerapkan metode ini dalam proses pembelajaran? Oleh karena itu saya Indri Irma Agustina mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pengetahuan Jurusan PGMI melakukan observasi ke salah satu MI terbaik yang ada di Palembang pada tanggal 7 November 2018.

Di sekolah ingin mengetahui apakah guru sudah memakai metode yang membuat siswa itu aktif, membuat inovasi yang baru, kreatif, efektif untuk peserta didiknya, menyenangkan yang membuat siswa itu tidak sabar menunggu guru tersebut, metode yang gembira, serta tidak terlepas dari tingkat mutu yang baik/ berbobot yang sesuai dengan kurikulum 2013 sekarang.

Dari pengamatan yang kami lakukan terhadap proses pembelajaran yang ada di sekolah tersebut, ternyata sekolah tersebut sudah menjalankan metode yang saya sebutkan diatas. Contohnya siswa sangat aktif saat mata pelajaran Bahasa Inggris dan mereka sangat bersemangat dikarenakan guru tersebut menggunakan buku yang sangat banyak gambarnya dan pertanyaan yang di buku tersebut menggunakan audio atau listening, sehingga siswa harus diam dan memperhatikan pertanyaan dengan benar. Dengan metode seperti ini sangat bagus untuk digunakan guru terutama guru Bahasa Inggris sehingga bisa mengerti bahasa Inggris dengan cepat, karena anak-anak kebanyakan suka mendengar daripada membaca.

Dari proses pembelajaran ini menunjukkan bahwa siswa di MI tersebut sangat menyukai dengan metode yang diberikan gurunya, serta semua indikator dari PAIKEM GEMBROT terlaksana tanpa disadari.

Suatu proses belajar mengajar tidak hanya sekedar proses memberi pelajaran atau menerima pelajaran. Namun, terdapat proses penerimaan ilmu dari guru kepada murid.
Untuk dapat terjadi proses transfer ilmu tersebut perlu metode-metode untuk mencapai tujuan dari pembelajaran. Sehingga metode dapat menjadikan proses belajar mengajar semakin efektif dan efisien.

Bagikan Ini Di :